Apr 1, 2025
Small web juara!
Mengutip dari ChatGPT, small web, atau “web kecil”, adalah sebuah konsep yang mengacu pada web yang lebih sederhana, terdesentralisasi, dan berfokus pada kepemilikan serta kontrol pengguna atas data mereka.
Mari kita kesampingkan duku desentralisasi dan kepemilikan data. Yang ingin saya bahas di sini adalah web yang lebih sederhana.
Sederhana di sini maksudnya adalah web yang ukurannya kecil. Ada yang bahkan ukuran halamannya kurang dari 10kB! Ini karena konten web tersebut mayoritas hanya berupa teks.
Memangnya kenapa? Di era teknologi yang serba cepat ini, apakah itu penting?
Betul, perkembangan teknologi memang sangat cepat. Sekarang bahkan sudah ada teknologi 5G, dan mungkin ke depannya akan ada teknologi lain yang lebih canggih selama kemampuan maksimal dari hardware masih dapat ditingkatkan.
Tapi, di situasi di mana kita sedang dalam perjalanan ke tempat yang memiliki koneksi internet yang lambat, membuka web modern dengan ukuran beberapa, bahkan belasan megabyte, atau membuka media sosial yang kontennya itu audio visual terasa menyebalkan.
Seperti yang saya alami di momen lebaran saat ini, ketika berkunjung ke rumah kakek nenek. Sinyal disini kurang memungkinkan untuk membuka media sosial audio visual macam TikTok atau Instagram.
Di sini web kecil bersinar. Karena ukurannya yang kecil, baik koneksinya cepat atau lambat, pengalaman pengguna ketika membuka suatu halaman tidak akan terlalu berpengaruh. Mungkin akan sedikit lebih lama, tapi menurut saya masih dalam batas yang dapat diterima.
Inilah salah satu alasan kenapa saya membuat blog ini sesederhana mungkin. Hampir tidak ada JavaScript (JavaScript saya pakai untuk kepentingan tracking pengunjung saja). Tidak ada animasi dan transisi yang aneh-aneh. Karena fokus saya pada konten blog.
Mayoritas isi tulisan saya pun berupa teks. Beberapa saya tambahkan gambar WebP untuk mendukung uraian dalam tulisan. WebP terkenal karena ukurannya yang lebih kecil dengan kualitas gambar yang tidak terlalu berbeda dengan format gambar lainnya.
Bisa dibilang, saya berhutang terhadap small web, karena ini adalah salah satu hiburan yang bisa saya nikmati di kala koneksi internet sedang lambat.
Oiya, kalau pembaca tertarik punya website seperti ini, pembaca bisa ambil source code-nya di GitHub saya, atau kalau mau self-host di server, bisa pakai SimpleBlog.